Ternyata Beda! Berikut Perbedaan Bitcoin dan Blockchain


Ternyata nih, Bitcoin dan Blockchain itu beda lho, kira-kira apa ya perbedaan antara Bitcoin dan Blockchain ini? Nah, sebelum banyak orang yang mengetahui Bitcoin, jadi beberapa waktu lalu dunia dihebohkan dengan harga Bitcoin yang melonjak sampai melebihi angka Rp 200 Juta per koinnya, karena hal tersebut lah banyak sekali orang yang berbondong-bondong mencari tau apa itu Bitcoin dan terjun kedunia cryptocurrency.

Bitcoin ini termasuk kedalam keluarga cryptocurrency dan juga pendapat predikat sebagai koin dengan harga tertinggi daripada koin lainnya seperti litecoin, dogecoin, dashcoin, bitcoincash, ataupun etherium. Bitcoin ini juga termasuk kedalam mata uang digital yang penyebarannya dilakukan secara desentralisasi, apa itu desentralisasi bitcoin? Intinya segala urusan tentang Bitcoin tidak ada yang bisa mengatur termasuk bank sentral atau instasi lainnya.

Umumnya orang-orang untuk mendapatkan Bitcoin dengan mudah yaitu dengan cara minning atau menambang bitcoin. Proses minning ini dilakukan oleh minner atau penambang dengan bermodalkan komputer berspesifikasi tinggi, tapi kalian juga dapat dengan mudah mendapatkan bitcoin gratis 2019 dengan cara membeli disitus exchanger seperti Indodax.

Nah itulah sekilas mengenai Bitcoin, kalau bicara Bitcoin pasti kalian juga sudah tidak asing dengan nama Blockchain. Bitcoin dan Blockchain itu berbeda tetapi memiliki hubungan.

Dilansir dari calondr.com, seorang ahli dari Block Tech bernama Steven mengatakan bila Blockchain itu sangat mirip seperti layaknya sebuah komputer yang berjalan menggunakan OS Windows, yang mana Blockchain itu adalah OS Windowsnya dan Bitcoin itu adalah salah satu aplikasi yang berjalan diatas Blockchain.

Contoh sederhananya seperti ini, kalian menggunakan komputer dengan OS Windows lalu kalian membuka Chrome. Nah, jadi OS Windows itu sebagai Blockchain dan Chrome itu sebagai Bitcoin. Jadi sampai disini sudah paham kan mengenai perbedaan Bitcoin dan Blockchain?

Kalau secara umumnya, Blockchain ini merupakan sebuah jaringan berbasis peer-to-peer yang tersambung dengan sejumlah komputer para miners atau penambang, yang mana fungsinya adalah untuk mengkonfirmasi semua transasksi didalam sistem serta menyampaikan hasil konfirmasinya kepada komputer miner lainnya.

Agak bingung juga yaa, tapi sekarang kalian sudah tau kan perbedaan Blockchain dan Bitcoin itu apa.

Trik Cara Cepat Mendapatkan Bitcoin di CryptoTab Dengan Mudah

Apakah kalian termasuk orang yang suka berkecimpung di dunia cryptocurrency? Nah, kalau iya kalian mesti tau nih tentang CryptoTab. CryptoTab sendiri merupakan sebuah aplikasi berbentu browser yang fungsi utamanya ialah untuk mendapatkan Bitcoin. Buat kalian yang belum tau banyak tentang CryptoTab ini, yuk simak ulasan berikut ini.

Seperti yang sudah disinggung diatas, CryptoTab ini merupakan sebuah minning browser yang digunakan untuk menambang atau minning Bitcoin, itu artinya kalian bisa dengan mudah menambang Bitcoin hanya dengan bermodal pc dengan spek seperti apapun dan juga CryptoTab browser yang terinstall didalamnya.

Sederhananya ya, CryptoTab adalah sebuah browser yang digunakan untuk menambang Bitcoin. Nah, sampai sini sudah paham ya apa itu CryptoTab.

Lalu bagaimana cara mendapatkan Bitcoin di CryptoTab? Caranya sangatlah mudah, kalian tinggal download dan install browser CryptoTab, lalu aktifkan dan maka secara otomatis browser CryptoTab tersebut menambang Bitcoin. Untuk cara mendapatkan Bitcoin di CryptoTab secara lengkap, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini :

1. Silahkan kunjungi link ini CryptoTab, untuk mendownload
2. Maka akan muncul tampilan seperti ini


3. Silahkan kalian klik download berwarna biru
4. Setelah download selesai, lalu buka
5. Maka secara otomatis akan mendownload browser CryptoTab, lihat gambar


6. Setelah selesai men-download, maka secara otomatis akan terbuka dengan sendirinya
7. Setelah terbuka, silahkan klik icon yang dilingkari merah


8. Maka akan muncul tampilan seperti ini


9. Agar dapat menambang Bitcoin secara otomatis, silahkan kalian geser "Minning" dari off ke Max agar mendapat hasil yang maksimal
10. Bila kalian ingin aplikasi ini terus menambang, maka jangan tutup aplikasi browser CryptoTab ini.

Dilansir melalui coinvestasi.com, perusahaan CryptoTab ini pernah mengatakan bila ada penggunanya yang mampu mendapatkan Bitcoin sampai lebih dari 1 BTC hanya dalam waktu satu bulan saja, tentu hal ini sulit dipercaya.

Untuk cara kerja CryptoTab ini sendiri sangat sederhana, kalian tinggal download aplikasi CryptoTab Browser melalui link ini dan browsing sesuka hati, maka CryptoTab akan menambang Bitcoin secara otomatis (lihat panduan diatas).

Nah demikianlah ulasan mengenai cara mendapatkan bitcoin di CryptoTab dengan mudah.

Trade Expo Indonesia 2019 Meraup Transaksi Ratusan Triliun


Beberapa waktu lalu, Kementerian Perdagangan Indonesia (Kemendag) mencatat semua jual beli pada saat Pameran Trade Expo Indonesia (TEI) atau Dagang Indonesia 2019 sebesar $10,96 Miliar atau bila dirupiah yakni sekitar Rp 153 Triliun. Aktivitas jual beli ini dilaksanakan dalam waktu lima hari, mulai dari tanggal 16 sampai 20 Oktober 2019.

Ketua Menteri Perdagangan Indonesia, Agus Suparmanto mengungkapkan bahwa pencapaian transaksi tahun ini naik sampai 20,45% dibandingi transaksi tahun lalu. Data Kemendag memperlihatkan total transaksi di Pameran Dagang Indonesia pada 2018 sekitar $8,49 Miliar atau bila dirupiahkan sekitar Rp 127,33 Triliun.

Beliau memaparkan transaksi selama Pameran Dagang Indonesia 2019 meliputi transaksi mulai dari perdagangan, jasa, dan juga investasi. Untuk transaksi perdagangan ini sendiri terdiri dari transaksi berupa barang yang mencapai angka $1,54 Miliar.

Beliau juga telah merinci transaksi jual beli perdagangan produk yang berasal dari penandatanganan kontrak dagang mencapai $693,34 Juta, lalu transaksi distan pameran $687,6 Juta, misi dagang lokal sebesar $50,63 Juta, penjajakan kesepakatan dagang sebesar $67,11 Juta, dan juga Kementerian Kelautan dan Perikanan yang mencapai $10,43 Juta.

Selain itu juga, ada juga transaksi jual beli yang berasal dari forum bisnis hortikultura sebesar $8,78 Ribu serta dibidang kuliner sebesar $457,14 ribu. Lalu, untuk transaksi yang berasal dari perdagangan jasa sendiri mencapai angka $120,08 Juta dan transaksi diranah investasi sebesar $9,29 miliar.

Rinciannya sendiri, jual beli dari negara Timur tengah Mesir tercatat mencapai angka $270,51 Juta, lalu Jepang sebesar $260,01 Juta, dan juga Tingkok sebesar $201,52 Juta, dan juga Inggris mencapai angka $94,44 Juta.


Lalu, Beliau juga menyebut ada sekitar 114 kesepakatan dagang yang terwujud selama penyelenggaraan Pameran Dagang Indonesia 2019 dengan nilai kontrak yang mencapai $3,19 Miliar.

Agus juga membeberkan lebih dalam mengenai kesepakatan dagang itu terjalin dengan 31 negara dari seluruh dunia. Beberapa negara diantaranya, seperti Amerika Seritar, Mesir, Jepang, Nigeria dan juga Spanyol.

Dia juga menambahkan telah terjadi transaksi sebanyak 247 dari aktivitas business matching dengan nilai sebesar $67,11 Juta, negara yang mengukuti kegiatan ini sendiri ada banyak, seperti Jepang, Bulgari, Afrika, hingga Malaysia.