
Saat ini, mobile games atau game smartphone menjadi salah satu platform terbesar yang digunakan oleh para gamer untuk bermain game. Termasuk negara kita, Indonesia yang saat ini didominasi oleh banyaknya mobile games, mulai dari game offline seperti pou hingga online seperti PUBG Mobile. Para pengembang pun saat ini semakin memaksimalkan game buatannya untuk dapat dimainkan secara online.
Tapi nih, meskipun banyak sekali game-game online yang laris di Indonesia, ada juga yang nggak laris bahkan tidak dilirik sekalipun
oleh para gamer Indonesia. Padahal beberapa games mobile ini di luar Indonesia sangat
laku keras, kira-kira nih apa ya yang menjadi penyebab game-game mobile online
ini gagal berkembang di Indonesia?
1. Fortnite

Fortnite merupakan salah satu game battle royale seperti
PUBG yang awal kemunculannya hanya untuk pengguna PC dan sebenarnya sangat
laris diluar sana, sehingga dibuatlah versi mobilenya yaitu PUBG Mobile agar bisa dimainkan
melalui smartphone android ataupun IOS. Walaupun diluar Indonesia game ini
sangat laris, tapi kenyataanya Fortnite Mobile benar-benar tidak berkembang
disini, hal tersebut dikarekan Fortnite Mobile bias dimainkan dengan lancar smartphone
kelas atas, sedangkan seperti yang kita tahu, gamer Indonesia rata-rata hany
memiliki smartphone kelas low to mid end saja.
2. Asphalt

Game bergenre racing online memang sampai saat ini masih menjadi
minoritas dipasar Indonesia, karena kebanyakan gamer Indonesia lebih menyukai
game-game bergenre MOBA, battle royale dan strategi seperti Clash of Clans. Asphalt
menjadi salah satu game minoritas tersebut, padahal diluar sana game ini cukup
laris dan sampai dibuatkan turnamentnya lho.
3. Minecraft

Meskipun masih banyak sekali Youtuber Indonesia yang
memainkan game ini, akan tetapi pada kenyataannya hanya segelintir orang yang
memainkan game ini dan itupun hanya anak-anak yang tergolong masih “bocah”.
4. Brawl Stars

Kalian pernah memainkan game Clash of Clans ? Brawl star
dan Clash of Clans dikeluarkan oleh developer yang sama yakni Supercell,
berbeda dengan COC yang awal kemunculannya sangat popular, game terbaru dari
Supercell yakni Brawl Star justru kebalik yakni sepi peminat dan jarang ada
yang memainkannya.
5. Pokemon GO

Diawal kemunculannya game simulasi yang diadaptasi dari
film kartun, yakni Pokemon GO sangat popular dan bahkan sempat menjadi trending
dan pemberitaan oleh media massa karena banyak sekali orang-orang yang
tiba-tiba memainkan game ini. Akan tetapi setelah kemunculan game-game seperti
Mobile Legends, PUBG M, AOV, Pokemon GO ini tersingkir kepopuleraanya, hal
tersebut juga berjalan dengan banyaknya cheater yang merugikan pemain lain.
0 Comments
Posting Komentar